Tampilkan postingan dengan label CERITA55. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA55. Tampilkan semua postingan

Nafsu Asisten Dosen

17.16 Add Comment

Nafsu Asisten Dosen

Situs Judi Poker - Namaku anton, usiaku 19 tahun, pada malam ini aku akan menceritakan kisah sex mesumku yang aku anggap memicu adrenalin dan butuh mental dalam melakukan hubungan sex ini. Pada saat itu tepatnya pada hari rabu bulan Januari 2017 pada siang itu sepulang kuliah aku merasa sangat lapar sekali, mungkin saja rasa laparku karena kebanyakan mikir kali yah saat kuliah tadi.

Romansasex.com, Cerita sex Mahasiswa, Cerita Sex Asisten Dosen Nafsu Melihatku, Cerita Sex dosen, Cerita Sex Selingkuh, Skandal Sex, Abg Mesu, Janda Mesum, Janda bispak, Abg Bispak, Crita Mesum, Cerita dewasa, ML, foto ot, Foto Bugil, Cerita Sex terbaru 2017

Poker Online Terpercaya - Sebenarnya siang hari itu aku ingin sekali langsung pulang untuk beristirahat dirumah, tapi apa daya perut sudah tidak bisa diajak kompromi lagi. Kebetulan sekali gedung kuliahku tidak jauh dari kantin dan pada akhirnya akupun menyempatkan untuk mengisi perut di kantin untuk makan dan minum. Siang hari itu aku melihat kantin dipenuhi oleh para mahasiswi.

Dikantin aku melihat banyak sekali para mahasiswi saling berbincang dan tertawa lepas seakan tidak memiliki beban. Sesampainya dikantin aku-pun langsung memesan makan dan minum. Sesaat aku menunggu makan dan minumanku pada akhirnya datang juga pesananku. Tanpa banyak bicara aku-pun menyantap makananku sembari melihat-lihat pada gadis, itung-itung cuci mata, hhe.

Dikantin itu aku yang tadinya lelah kini menjadi kini menjadi bergairah lagi, entah itu karena aku sudah makan atau karena gara-gara banyak gadis cantik dikantin itu, hhe. Terus menerus mataku berpindah-pindah melihat para gadis. Sampai pada akhirnya mataku terhenti pada sesosok wanita yang usianya kira-kira 30 tahun keatas sedang memandangiku.

Saat itu spontan aku membuang muka dan pura-pura tidak tahu kalau ada seorang wanita yang memandangiku, sekilas saat aku melihat wanita itu bertubuh sintal, tinggi badansedang, putih dan lumayan cantik. Aku sengaja membuang pandanganganku untuk menghindari tatapan matanya yang serius kearahku, yah bisa dibilang aku jual mahal sedikitlah, hhe.

Upsss… namun apa yang terjadi, tidak lama setelah aku membuang muka tiba-tiba aku dibuat terkejut oleh suara seorang wanita yang telah berdiri didepan tempat duduk-ku,

“ Ehemmm… sendirian aja yah dek, mbak boleh nggak duduk disebelah kamu,” ucapnya sembari duduk dikursi depanku.

“ I… iya silahkan mbak lagian juga kosong kog tempat duduknya, ” jawabku dengan expresi wajah terkejut.

Setelah wanita itu duduk didepanku, diapun memulai dengan megajak aku berbincang. Pada awalnya memang pembicaraan kami agak kaku, namun lama-kelaman obrolan kamipun mulai nyambung dan nyaman. Sampai pada akhinya dia-pun memperkenalkan namanya dengan nama Mbak Herna dan juga memperkenlakna namaku dengan nama Anton. Ditengah obrolan kami saat itu mataku entah mengapa ingin rasanya memandangi tubuh Mbak Herna.

Maka dari itu sembari mengobrol matakupun curi-curi pandang kerah buah dadanya dan bagian lainya yang bisa kulihat saat itu. Dari hasil curi-curi pandangku, kutafsirkan ukuran payudaranya lumayan besar dan kencang. jika aku melihat dari luar sih ukuran branya sekitar 34B,hhe. Selain payudaranya yang montok Mbak Herna juga mempunyai body yang sintal dan berkulit putih mulus, benar-benar buat aku fresh lagi deh para pembaca mbak Mbak Herna ini.

Pada tubuhnya yang sintal itu ukuran pinggangnya juga langsing guest, pinggangnya ramping pokoknya mantap deh. Singkat cerita dari perkenalan dikantin kampusku itu, belakanga ini ternyata dia adalah asisten dosen yang baru 2 bulan mulai menjadi asisten dosen dikampusku. Dalam perkenalan itu, kami-pun menjadi akrab bahkan kami salin tukar pin bb dan nomer handphone. Hampir setiap hari kami telfon ataupun chating, sampai-sampai aku lupa jika usia mbak Mbak Herna lebih tua dariku.

Pada hari kamis tepatnya seminggu setelah perkenalan kami saat aku pulang kuliah, tidak sengaja aku melihat mbak Mbak Herna sedang berdiri didepan pintu keluar kampusku, entah dia sedang menunggu jemputan atau menunggu taxi untuk pulang. Pada siang hari dengan terik matahari yang sangat panas sekali mbak mbak Herna berdiri didepan pintu keluar kampusku.

Melihatnya aku tidak tega, maka aku dengan mobil sedan kesanganku-pun menghampiri dan dengan hati yang tulus aku-pun menwarkan dia untuk aku antarkan pada tujuannya,

“ Mbak, kog panas-panas gini berdiri disini sih ??? lagi nunggu jemputan yah ???, ” tanyaku basa-basi.

“ Jemputan ??? siapa yang mau jemput mbak, orang mbak lagi nunggu taxi, lama banget nih Nton nggk dating-dateng, ” ucapnya dengan wajah yang agak kesal karena lama menunggu taxi yang tidak kunjung tiba.

“ Emmm, gimana kalau aku antar aja mbak, mumpung aku udah nggak ada kuliah lagi nih, ” ucapku.

“ Yaudah deh boleh Nton, tapi mbak nggak ngerepotin kamukan ???, ” tanyanya memastikan jika aku bersedia mengantarkanya.

“ Iya mbak, yaudah cepetan buruan naik deh, kasihan banget mbak mukanya ampe merah gitu kena matahari, ” ucapku.

situs judi poker

Kemudian mbak Mbak Herna-pun segera naik kemobilku , kemudian aku-pun menancap gas dengan arahan yang diberitahukan Mbak Mbak Herna yang tujuanya adalah kerumahnya. Dalam perjalanan menuju rumahnya, didalam mobil sesekali mataku mencuri-curi pandang kearah buah dada-nya yang montok itu, pada saat itu kebetulan sekali Mbak Herna memakai yang sexy.

Kaos mbak Herna yang sexy dan ketat itu secara tidak langsung memperlihatkan bayangam BH yang terbungkus oleh kaos ketatnya yang berleher rendah itu. Terus terang saja aku semakin sering mencuri pandang kearah payudara mbak Herna, selain terlihat Bhnya yang terbungkus kaos ketatnya, saat itu belahan dadanya-pun sesekali terlihat olehku ketika dia bergerak.

Sungguh benar-benar pemandangan yang hot para pembaca. Tanpa sadar saat aku mencuri-curi pandang, ternyata mbak Herna mengetahui jika aku tadi melihat kearah buah dadanya,

“ Eheeemmm… nyetirnya yang focus dong Nton, jangan sedikit-sedikit melihat kearah mbak, nanti kalau nabrak gimana coba???,” tegurnya pura-pura marah.

“ Enggak lihatin mbak kog aku, akukan lihat kaca spion kiri mbak biar tahu ada kendaraan apa nggk dari sebelah kiri ,” jawabku sekenanya sembari menerukan perjalanan.

“ Sudahlah mengaku saja, kamu lihat ini mbak kan tadi ??? lagian ngapain kamu lihat-lihat ini mbak, toh bentuknya juga sama aja kayak punya pacar kamu, hhe.. ” ucapnya tanpa ragu-ragu dengan tersenyum nakal.

Saat itu aku benar-benar merasa malu dan menjadi salah tingkah. Dalam perkenalan kami selama seminggu kami memang sudah sama-sama mengetahui tentang status masing-masing. Setelah beberapa waktu kami melakukan perjalanan, tidak terasa kamipun sudah sampai didepan rumah mbak Herna yang ternyata rumahnya mewah sekali.

Sesampainya didepan rumah mbak Herna-pun membuka pagar rumahnya dan dia mengajaku untuk singgah dirumhanya dulu,

“ Ayo Nton mampir kerumah mbak dulu, mbak ingin ngobrol-ngobrol sama kamu sekalian mampir minum dulu,” pintanya kepdaku. Tanpa berfikir panjang aku-pun mengiyakan ajakanya itu.

Kemudian aku-pun memasukan mobilku dihalaman rumahnya yang lumayan luas itu. Kemudian kamipun jalan bersama menuju dalam rumahnya,

“ Silahkan duduk Nton, mbak ganti baju dulu yahsekalin buatkan minum buat kamu, ” ucapnya.

“ I.. iya mBak silahkan, ” jawabku singkat.

Kira-kira 5 menit Mbak Herna-pun keluar dengan membawa minuman dengan sudah berganti pakaian kaos tanpa lengan dan mengenakan rok mini diatas lutut. Dalam hati berkata , wuih… benar-benar mulus dan sexy sekali mbak herna ini. Saat itu fikiranku menjadi tidak karuan melihatnya mbak Herna yang seperti itu.

Dengan jelas aku melihat sedikit dari sela ketiaknya yang bersih putih BH-nya yang berwarna hitam, ditambah lagi dengan pakaian yang seperti itu payudara mbak Herna semakin terlihat montok. Belum lagi kakinya yang putih dan indah itu, bikin Anton junior makin nggak karuan aja deh para pembaca.

Lalu mbak Herna-pun menghampiriku dan memberikan minuman kepadaku,

“ Maaf ya Nton mbak agak lama ganti bajunya, ini minumannya silahkan diminum, ” ucapnya memberikan minuman sembari membungkuk.

“ Nggak papa kog mbak santai aja kalau sama aku, hhe… Oh iya kog rumah sepi mbak ? emangnya suami, anak, atau pembantu mbak pada kemana ???, ” tanyaku basa-basi sekaligus memastikan kondisi rumah kosong.

“ Suami mbak udah seminggu ini tidak pulang karena kepentingan bisnis, kalau anak mbak masih sekolah dan pembantu juga lagi pulang kampung. Emangnya kenapa kamu Tanya-tanya kayak gitu Nton, ” jawabnya sekaligus bertanya balik kepadaku.

“ Nggak papa kog mbak, cuma Tanya aja, hhe…, ” jawabku sekenanya.
Sambungku,
“ Oh iya mbak, emangnya mbak nggk boring apa dirumah sebesar ini sendirian, dan kalau lagi sepi begini biasanya mbak ngapain dirumah, ” tanyaku basa-basi lagi sembari sesekali pandangan mataku mengarah pada pahanya yang mulus.

“ Palingan yah begini aja nton, kalau nggak nonton TV yah biasanya mbak putar Video begituan, ” jawabnya dengan senyum menggoda.

Aplikasi Poker Android - Pada saat kami mengobrol posisi duduk Mbak Herna berubah-ubah, sesekali pada saat mbakHerna berganti posisi duduk sela paha tengahnya terlihat olehku. Bahkan saat itu aku sempat melihat celana dalamnya, yah walaupun Cuma sekejap saja. Hal itu membuatku fikiraku makin tidak karuan saja, Ingin sekali rasanya aku mengosok-gosok kewanitaan mbak Herna.

Dalam obrolan tadi aku penasaran ketika dia mengatakan Film begituan, sebenarnya aku sudah tahu maksudnya, namun entah mengapa timbulah niat isengku untuk menanyakan tentang perkataanya tadi,

“ Emang Film begituan tuh apa sih mbak ???, ” tanyaku pura-pura bodoh.

Saat itu Mbak Herna sejenak terdiam, setelah sesaat terdiam tiba-tiba mbak Herna menyalakan Tv dan Dvd dengan remot yang ada dibawah meja ruang tamunya. Ohh astaga ternyata benar seperti yang aku fikirkan, mbak Herna memutarkan film porno para pemcaca. Pada saat itu aku cukup terkejut sembari memandang Mbak Herna,

“ Ini yang biasa aku tonton Nton biar aku betah dirumah dan nggk boring, udahkan kamu udah nggak penasarankan ? ucapnya sembari tersenyum, kemudian TV dan Dvd dimatikan lagi.

Saat itu perasaanku sungguh tidak karuan, yang kurasakan saat itu antara gairah sex yang memuncak dan rasa tidak enak. Namun karena suasana mendukung aku-pun memberanikan diri untuk menggodanya,

“ Ouh itu ya mbak, emmm… biar mbak mbak nggak boring gimana kalau sekrang kita nonton film itu barengan ? ucapku menggoda.

Saat itu kejantananku sudah ereksi maksimal, bahkan rasannya kepala kejantanku sudah basah sedikit, hhe…
“ Hemmm… kamu tuh maunya… ntar kalau mbak nyalain kamu bingung ???, ” ucapnya.

Sungguh saat itu sudah tidak karuan rasanya, rasanya ingin sekali aku perkosa mbak herna pada waktu itu,
“ Enggak… coba aja nyalain lagi filmnya kalau mbak berani, ” tantangku.

“ Terus kalau udah dinyalain kamu mau ngapain, emangnya kamu berani ngelakuin kayak di film itu , ” jawabnya semakin berani saja.

“ Berani dong kan aku pejantan tangguh mbak, hahaha… dan lihat aja nanti aku bakal ngapain, soalnya aku udah gemes banget melihat kamu mbak,” jawabku menantang.

Saat itu mbak Herna hanya tersenyum diiringi dengan wajahnya yang memerah. Kemudian tanpa banyak biacara lagi mbak Herna menekan tombol remote dan kini terputarlah kembali film porno yang hot itu. Lalu mbak Herna-pun dengan sengaja merapatkan duduknya disampingku lalu dia berbisik,

“ Nton, sebenarnya udah lama mbak perhatikan kamu ketika kamu makan dikantin, tapi kamu…., ”

Belum sempat dia meneruskan perkatanya aku sudah menyambar bibirnya dengan bibirku, diluar dugaanku ternyata mbak herna langsung merespon ciumanku dengan membalas mencium bibrku dengan ganas dan buasnya. Hampir saja aku tidak bisa bernafas karena ciuman ganasnyaitu. Sementara bibir kami berpangutan, tanganku dengan cekatanya langsung bergerilia ketubuhnya.

Kuraba mulai dari pinganya, sampai pada akhirnya taganku berhenti pada kedua payudaranya yang sudah aku idamkan dari tadi. Aku sempat melirik memastkan jika tnagnku sudah berada di kedua payudaranya. Saat itu dengan lembut aku meremas payudara Mbak Herna yang masih terbungkus baju ketatnya. Kuremas pelan dan makin lama makin kencang remasanku.

Kulihat mbak herna semakin bernafsu saja, aku mengetahui dari ciumannya yang semkain ganas diiringi dengan hembusan nafasnya yang memburu,

“ Ouhhhh…. Euhhhh…Eummmmmmm…, ” lenguhan mbak herna tertahan karena kami masih berpangutan.

Mengetahiui mbak Herna semakin bernafsu, aku-pun menghentikan ciuman kami, lalu aku mengajal mbak Herna untuk berpindah di bawah yaitu di karpet bawah sofa. Setealah itu kamipun meneruskan ciuman kami dengan liarnya. Kini posisiku menindih mbak Herna. Sembari bibir kami gerus berpangutan, tanganku-pun mulai bergerilia kedalam kaosnya.

Dengan perlahan tanganku mulai bergerilia dari leher kaos ketatnya, sampai pada akhirnya tanganku-pun masuk kedalam balik Bh-nya dan menemukan sasaranya, yaitu sepasang gunung kembar. Kuremas-remas dengan tangan kananku, kini tanganku secara langsung meremas payudara mbak Herna, sungguh terasa kenyal dan padat sekali.

situs judi poker

Sesekali putting mbak herna kau plintir-plintir, kurasakan payudara Mbak Herna mulai mengeras dan sementara itu mulutku masih dikuasai oleh ganasnya lidah mbak Herna. Aku yang semakin bernafsu, segera kuhentikan ciuman kami, lalu tanganku melucuti kaos dan BH Mbak Herna. Kini Mbak Herna sudah telanjang dada dan kinidia tinggal memakai rok mininya.

Sejenak aku takjub dengan payidara yang sudah tidak terbungkus sehelai benangpun, sampai-sampai aku tidak berkedip melihatnya. Sungguh luar biasa sekali payudara wanita beranak satu ini, sungguh kencang, kenyal, putih, bahkan tanpa selulit sedikitpun. Bahkan jika kubanfdingkan dengan pacarku, payudara mbak Herna lebih indah dan lebih kenyal, sungguh luar biasa.

Lalu dengan akupun menjilati area payudara mbak Herna, sesekali putting susunya aku hisap dan kugigit pelan. Putting susunya sungguh indah, puttingnya berwarna agak kemerahan membuat semakin payudaranya semakin indah, beda sekali dengan payidara pacarku. Mulutku denganliarnya mnjilat dan menghisap putting Mbak Herna,

“ Sssssshhhh… Ouhhhhhhhhhh… terus Nton jangan berhenti… Ouhhh… Ssssshhh… Ahhhh…, ”desah liarnya.

Mbak Herna mengerang tidak karuan, sementara aku-pun semakin hencar memainbkan payudaranya dengan mulutku. Tanganku tidak begitu saja, taganku kini mulai mencoba melucuti rok mini dan celana dalam Mbak herna sembari mulutku terus memberi rangsangan pada payudaranya. Namun saat itu dia memegang tanganku dengan erat dan berkata,

“ Biar aku yang melepaskan rok dan celana dalamku nton, kamu teruskan saja permainanmu dan rabalah seluruh tubuhku… Ouhhhh…, ” ucapnya dengan penuh nafsu.

Aku kira dia menolak untuk kulucuti rok dan celana dalamnya, ternyata dia sendiri tidak mau kalau aku tidak focus pada permainanku pada payudaranya dan tubuhnya. Dengan posisi masih menindih Mbak Herna, kurasakan kejantananku semakin membesar saja, sampai kejantananku hampir keluar dari celanaku,

“ Mbak aku lepas baju celana dan celana dalamku dulu yah biar kita sama-sama telanjang,” ucapku semabri menghentika permainaku sejenak.

Saat itu mbak Herna hanya mengangguk, dan akupun mulai melepaskan semua kain yang menempel ditubuhku, danalhasil kini aku telanjang bulat. Setelah sama telanjang akupun kembali menindih Mbak Herna, sembari berciuman aku menggesek-gesekan penisku keperut mbak Herna dan beralih pada bibir kewanitaan Mbak Herna.

Nampaknya Mbak Herna sudah tidak bisa menahan diri lagi dengan permainanku. Tiba-tiba Mbak Herna memeluku erat dan tubuhnya mengejang,

“ Eughhhhhhhhhh…..Ssssssssshhhhh… Ahhhhhhhhhhh…. Aku keluar nton… Ouhhhh, ” desahnya diiringi dengan orgasme pertamanya.

“ Ayo nton masukin sekarang kontol kamu ke memek aku, aku udah nggak tahan, ” pintanya memelas.

Belum sempat aku menjawab, tangan Mbak Herna sudah meraih kejantanku yang sudah tegang maksimal dan diarahkan kedalam liang vaginanya. Dia mengesek-gesekan penisku pada bibir keanitanya, setelah itu akupun meresponya dengan segera menuskan penisku kedalam liang senggama mbak Herna, dan,

“ Zlebbbbbbbbbbbb… Ouhhhhhhh…, ” desahku.

Pada akhirnya terbenamlah kejantanku kedalam liang senggama mbak Herna yang sudah becek dengan lender kawinya,

“ Euuuggghhhh… Ouhhhhhhhhhhh enak Nton ayo genjot memek aku…, ” pintanya.

Tanpa menjawabnya aku-pun kemudian memaju mundurkan penisku dengan perlahan, kulihat wajah Mbak Herna meringis menahan laju kejantananku di memeknya yang sudah becek itu. Secara terus menerus aku menusuk liang senggama mbak Herna, dia hanya pasrah dengan gerakan penisku yang menjelajahi liang senggamanya,

“ Plak… pyekkk… Plak… Plak… pyekkk… Plakk… Plak… Plak…, ” bunyi tusukan penisku didalam kewanitaan mbak herna yang sudah basah sekali oleh lender kawinya.

Aku merasakan kejantananku seperti terjepit oleh otot-otot vagina mbak Herna, walaupun terlihat tubihnya tidak bergerak namun otot vaginya kuat sekali menjepit kejantananku. Masih dengan gaya Man On Top aku memompa vagina mbak Herna dengan liarnya. Kini gerakankiu semakin kupercepat,

“ Ouhhh… Sssshhh… Yeahhh… enak Nton… terus seperti itu Nton… Ouhhh…,” pintanya penuh gairah.

“ Ssssshhh… Ouhhhh… Iya Mbak… Ouhhhh… Sssss… Ahhhh…, ” jawabku diiringi desahanku.

Bonus Poker - Setelah 15 menit kejantanku keluar masuk dari liang senggama Mbak herna, mulailah kurasakan denyutan-denyutan pada kejnatananku. Dan kiniMbak Herna perlahan mulai menggoyangkan pinggulnya maju mundur mengikuti tusukanku. Sembari terus bersenggama tanganku tidak tinggal diam, kuremas dan kuplintir-plintor paudara mbak Herna yang besar dan kenyal itu,

“ Oughhhhhhh… Sssshhh… enak Nton, aku mau keluar lagi Nton, Ahhhhhhhhh…, ” ucapnya.

“ Tahan dulu mbak, aku juga mau keluar nih, kita keluarin sama-sama yah, ” ucapku.

Aku semakin liar memaju mundurkan kejantananku menusuk-nusuk memeknya, semakin basah kurasakan memek mbak Herna. Suara kecipak lendir kawin dari memek Mbak Herna saat kutusuk membuatku semakin bergairah,

“ Mbak Herna, aku mulai nggak mau keluar nih… Ahhhhhhh… Ssssshhhhh…,” ucapku sambil terus kutusuk memek mbak Herna, tidak lama kemudian,

Dan tidak lama kemudian tubuh Mbak Herna dan tubuhku mengejang, tangan Mbak Herna memelukku erat dan kakinya melingkar dipinggangku, lalu,

“ Crottttttttt… Syurrrrrrrrrrrrrrrrr…. Crottttt…Crottt…, ”

Pada akhirnya secara bersamaan kamimendapatkan orgasme. Lendir kawin mbal Herna dan Spermaku bercampur menjadi satu didalam Rahim Mbak Herna. Spermaku mengucur deras, begitu juga lender kawinmbak Herna. Kami sama-sama merasakan kenimatan yang luar biasa. Tanganya yang memeluk erat tubuhku dan kaki Mbak Herna yang melingkar pada pinggangku mengiringi kenikmatan hubungan sex kami.

Desahan keras dan panajng mbak Herna terdengar binal sekali. Setelah kami menikmati puncak kenikmatan kami, masih dengan posisi penis didalam liang senggama mbak Herna kami-pun berpagutan. Sungguhsiang hari itu terasa hot dan nikmat sekali. Setelah aku-pun melepaskan kejantananku dariliang senggama mbak Herna.

Karena mbak Herna berkata sebentar lagi anaknya akan pulang dari sekolah, kamipun saat itu hanya melakukan hubungan satu ronde saja, sejenak kami menghela nafas. Setealah 10 menit kamimengehela nafas, kemudian kamipun segera pergi kekakamar mandi untuk membersihkan tubuh dan merapikan diri.

Singkat cerita setealah kami sudah berbusana lagi, akupun berpamitan pulang agar tidak ketahuan oleh anaknya mbak herna yang sudah kelas 2 SMP. Dari hubungan sex pada saat itu, sampai kini hubunganku dengan Mbak Herna-pun masih berlanjut.Aku berharap hubungan kami terus berlanjut dan semoga hubungan kami tidak diketahui oleh pacarku ataupun anak dansuami Mbak Herna. TamaT.

Demikian cerita sex ini, selalu ikuti cerita-cerita sex yang lainya ya guest, tentunya bakal makin seru, makin Hot dan yang pasti bikin kamu horny guest.

Order Parfum Bonus SPG

13.35 Add Comment

Order Parfum Bonus SPG

Master Agen Indonesia - Namaku Arman, aku seorang karyawan perusahaan swasta yang telah bekeluarga dan berusia 35 tahun. Pada suatu hari aku ditugaskan oleh kantorku untuk mencari salah satu merk parfum yang akan dihadiahkan untuk para istri calon customer dari perusahaanku, tentunya belinya partai banyak. Kebetulan aku yang dipercayai oleh pihak perusahaan untuk pembelanjaan parfum ini.

Foto SPG Hot, Foto SPG Bugil, Cerita Sex Order Parfum Bonus SPG, Cerita Sex, Mesum,ML,Ngentot, Ngesex, Skandal Sex, Pesta Sex, Bispak, Bisyar, Cerita Dewasa terbaru 2017

Master Agen Poker - Setelah anggaran untuk belanja ini sudah di setujui aku-pun mulai berangkat untuk hunting suatu merk parfum, dan alternative daftar merk parfum dari perusahaan juga sudah saya kantongin. Sebagai orang yang dipercaya aku-pun tidak akan sembarangan untuk memilih merk parfum yang akan diberikan oleh para istri calon customer di perusahaanku.

Aku memilih parfum bukan hanya karena merk parfumnya terkenal saja, namun aku juga memilih yang SPG-nya cantik, sexy dan putih mulus,hhe. Di MOI (Mall Of Indonesia) sungguh banyak sekali pilihan parfum itu, rasanya lelah sekali aku muterin counter parfum tapi belum ketemu juga SPG parfum yang sesuai harapanku.

Karena aku lelah maka saat itu aku menumpang duduk salah salah satu counter kosmetik, aku melihat para SPG kosmetik itu sudah STW guest. So aku nggak selera deh padahal disitu juga ada parfum yang bagus juga dan juga SPG-nya jutek-jutek lagi. Namun ketika aku sedang meghela nafas sejenak, tiba-tiba dari belakangku ada seorang wanita memberikan kertas kecil.

Kertas kecil itu adalah sample parfum yang seperti biasa di berikan oleh para SPG parfum dan tentunya kertas itu beraroma parfum. Karena diberikan dari belakang aku-pun spontan menoleh kebelakang, wow... ternyata SPG-nya cantik sekali, ini nih pas sama selera aku. Pada saat itu SPG parfum itu mengenakan pakaian yang so sexy kawan.

Saat itu dia memakai semacam tank top ketat yang kelihatan pusarnya dan memakai rok ketat diatas lutut, sehingga dari balik pakaian sexy-nya terlihat lekuk tubuh proporsionalnya dan pastinya menggungah otak mesumku yang tadinya sudah lelah, hahaha, lalu aku-pun menyapanya,

“ Wow, mbak sexy banget deh, pusarnya kelihatan lagi, emangnya mbak nggak disuruh pakai seragam ya sama bosnya ” ucapku.

Mendengar ucapanku dia menjawab dengan santainya,

“ Oh… emang kita disuruh pake pakaian kayak gini kog om sama bos kita, om cari parfumkan yaudah ini di coba sample parfumnya Om, ” ucapnya sembari menyodorkan kertas kecil yang beraroma parfum yang ditawarkan.

“ Ini buwat di endus-endus ya Mbak ?? Emm… Kalau mau ngendus yang nawarin boleh nggak ??? hhe…, ” ucapku menggoda.

“ Dasar ih si om genit banget, genitnya ntar aja om kalau udah beli parfum saya, ” ucapnya dengan genit.

“ Okey deh om bakalan belanja, janji yah kalau om udah beli kamu boleh digenitin ??, ” ucapku.

“ Hemm… tergantung belanjanya deh om kalau masalah genit-genitan, yaudah kita ke counter-aku yuk, gak enak kalau nawarin dicounter orang, ” ajaknya.

Akhirnya akupun diajak SPG itu ke counter-nya, sesampainya disana akupun menunjukan beberapa merk yang diberikan oleh perusahaanku kepada SPG itu,

“ Wah ini pilihannya banyak banget Om, mendingan Om beli merk aku aja deh, ntar kalau beli produkku ntar aku kasih bonus deh Om, ” ucapnya.

“ Emangnya bonusnya apaan ???, ”

“ Om ini ih, katanya kan tadi om pingin ngendus yang nawarin itu bonusnya,hhe… ” ucapnya.

“ Yah nggak seru ih kalau cuma ngendus ajah, ” kataku.

“ Hemm… kan itu cuma sekedar permulaannya om, yaudah ntar jemput aku jam 4 ya om, ntar aku kasih bonus yang lebih kalau om beli produk aku banyak, hhe…” ucapnya.

Gila nih SPG, boleh juga nih, “ Oh iya ngomong-ngomong nama kamu siapa, ” tanyaku.

“ Oh iya sampai lupa aku mempekenalkan diri gara-gara bahas masalah ngendus-mengendus, hhe… nama aku Erlin om, ” ucapnya memperkenalkan diri.

“ Oh erlin, oke deh nanti Om jemput kamu disini jam 4 sore yah disini, sekalian nanti kita bahas tentang mekanisme order parfum produk kamu,” ucapku.

“ Siap bos, ditunggu nanti yah, hhe..,” ucapnya.

Setelah itu aku-pun pergi kembali kekantor lagi. Singkat cerita jam sudah menunjukan pukul 15.30, dan aku-pun segera pergi menuju ke Mall itu lagi. Sesampainya disana tepat pukul 16.00 aku sampai ke counter parfum Erlin, disana terlihat Erlin sudah menuggu aku dan segera aku hampiri,

“ Hey Lin, yok kita ngopi ke starbuck sambil bahas tentang order parfumnya, ” ajakku.

“ Yaudah ayo Om, ” ucapnya.

Kemudian kamipun segera pergi ke starbuck yang letaknya juga Mall tersebut. Kini sampailah kami di starbuck dan kami segera memesan kopi,

“ Oh iya Lin kamu mau pesan apa ?, ” tanyaku.

“ Capucino aja deh om, ” jawabnya.

Setelah itu kami-pun memesan 2 capucino, kira-kira setelah 10 menit pesananpun datang dan kami-pun memulai perbincangan kami sembari menikmati segelas capucino kami masing-masing. Disana kami mengobrol banyak tentang tatacara oder dan mebahas SPK yang akan diberikan oleh perusahaan parfum Erlin kepadaku,

“ Oh iya Lin, ini bagaimana masalah order parfumnya, ” tanyaku.

“ jadi Gini om, kan ini om jumlah ordernya partai besar, jadi besok Erlin kasih daftar pembelian om ke kantor, biar pihak kantor yang langsung kasih penawaran langsung ke nama om aja ya, ” ucapnya.

“ Okey, terus habis itu ? ” tanyaku.

“ Om tinggal kasih aja SPK-nya ke Erlin, Kalau udah ada spk-nya banti barang tinggal dianter, sekalian kasih -kasih faktur pembelian terus habis itu om tinggal bayar deh, gampang kan ?? dan yang penting Erlin bakalan dapet komisi gede kalau peroject ini gol,hhe… ” ucapnya.

“ Oke deh Lin, oh iya ini kan Erlin dapet bonus gede, terus bonus Erlin ke Om apa dong, ” ucapku.

“ Kalau bener-bener deal, Om boleh bawa Erlin kemana aja sesuka Om dan Erlin bakalan nurut sama Om, ” ucapnya.

Tidak terasa kami mengobrol cukup lama,

“ Udah magrib nih Lin, makan dulu aja yuk, biar nanti kita nggak usah nyari makan lagi kalau udah berduaan, hhe” ajaku.

“ Wah lembur nih ceritanya aku Om, hhe.. Oke deh,” ucapnya genit.

Aku hanya tersenyum menanggapinya, kemudian segera membayar kopi lalu setelah itu aku menggandeng dia keluar dari starbuck menuju ke food court,

“ Lin, kamu yang pesen makanannya yah, n sekali kamu yang pilihin makanannya, ” ucapku.

“ Ok deh Om, oh iya Om sukanya makanan apa, ” tanyanya.

“ terserah kamu aja deh, kalau kamu suka Om pasti suka, oh iya ini uangnya Lin, ” ucapku sembari memberikan uang kepada Erlin.

“ Uangnya nanti aja Om, ntar kalau pesenannya udah datang om aja yang langsung bayar, yaudah aku pesen dulu ya Om, ” ucapnya lalu bergegas memesan makanan.

Setelah itu Erlin-pun segera memesan makanan dan minuman untuk kami. Sekitar 15 menit kemudian pesanan-pun datang, kemudian aku-pun aku membayar semua bon makanan-nya. Lalu,

“ Nah ini Om pesenan aku, OM suka nggak sama pilihan Erlin,” tanyanya.

“ Suka kok, tapi om lebih suka sama yang pilihin makanan ini, hha…” ucapku merayu.

“ Dasar nih si Om super genit, Hemm… kayaknya Om udah gak sabar ya pingin dapetin bonus dari aku, ” ucapnya menggodaku.

“ kamu tahu aja deh lin, Adek om dari tadi udah manggut-manggut aja nih, hha…” ucapku.

“ Udah berdiri yah adeknya ya Om ??? ” ucap Erlin berbisik.

“ Udah dari tadi kali Lin, malahan dari pertama ngeliat kamu, habisnya pakaian kamu sexy abis sih” ucapku.


Master Agen Togel - “ Hahaha, dari pihak kantor aku ngebebasin kita Om mau pake pakaian apa aja, gak kaya counter lainnya harus pakai seragam. Kalau kayak ginikan Erlin bisa Dapet ikan paus hari ini, target Erlin sebulan langsung gol om kalau order om masuk, Oh iya ini orderan udah pasti meledakkan om ?? ” ucapnya.

“ Yaiyalah pasti, udah tenang aja kamu Lin, lagian kamu juga udah mau kasih bonusnya duluan, pasti orderan Om 200 persen deal deh dijamin, ” ucapku.

“ Siap deh Om, nanti kalau SPK dah ditangan, Erlin bakal ngasih lagi bonus yang sama nanti aku sama om lagi, ” ucapnya.

“ Wah, kamu ini sampe segitunya Lin, ” ucapku.

“ Yaiyalah Om, daripada pausnya jatuh ketangan orang lain mendingan aku kasih Om bonus dulu, hhe…” ucapnyaa.

“ Bisa aja deh kamu Lin, lagian SPG yang lain nggak ada yang sesuai sama seleraku kok Lin, so kamu tenang aja, ” ucapku.

Saat itu dia tersenyum mendengarnya,

“ Ngomong-ngomong kamu selalu ngasi bonus kaya gini ke customer lelaki ya Lin, ” tanyaku.

“ Ya tergantung besar ordernya dan tergantung orangnya Erlin suka apa enggak Om, lagian nggak semua customer minta beginian Om, banyak juga yang langsung minta mentahnya kok om, ” ucapnya. “ Apa tuh maksud?, ” tanyaku.

“ Mentahan tu bonus duit Om, ” ucapnya.

“ Oh gitu ya,” jawabku.

Erlin hanya tersenyum. Erlin memang menyenangkan untuk diajak ngobrol, semoga aja dia juga menyenangkan diranjang, mana orangnya cantik dan sexy lagi. Selesai makan, kami beranjak menuju gedung parkir, dan menuju ke mobil,. Setelah didalam mobil dia bertanya,

“ Om, Erlin mau dibawa kemana nih Om ?, ” tanyanya.

“ Ke apartemen ya Lin, ”

“ Wah asik dong”

“ Mangnya biasanya kalau ngasih bonus ke customer dibawa kemana kamu Lin, , ”

“ Yah palingan ke hotel om, tapi kalau dihotel maennya ya paling diranjang, disofa atau di kamar mandi. Kalau diapartemen kan bisa dimana-mana ya om, ” ucapnya.

Liar juga fantasi ni anak. Mobil meluncur menuju ke apartemen yang letaknya gak jauh dari mal tadi. Sesampai di apartemen mobil langsung masuk ke basement dan parkir di tempat yang menjadi hak ku. Aku menggandeng Erlin ke lift, di dalam lift aku memeluknya,

“ Om sering ya ke apartemen ini, suka bawa ABG ya, ” tanyanya sambil tersenyum.

“ Sekarang lagi bawa ABG nih, ” jawabku.

“ Kamu kan masih tergolong abg juga kan, ”

Di apartemen, kami duduk di sofa, aku mengambilkan minuman dan menyalakan TV. Kami tak banyak bicara karena perhatian tertuju ke tv. Akhirnya aku pindah duduk di sampingnya, menghadapkan tubuhnya ke arahku dan meletakkan tangan kananku di atas perutnya sambil memasukkan telunjuk ke pusernya yang tersingkap.

Lehernya kucium, terus menyusur ke pipi. Tubuhku bergeser merapat, bibirnya kulumatnya dengan lembut. Dia juga mengulum bibirku lebih kuat. Sedang menikmati bibirnya dengan mulutku, tangan kususupkan kedalam tank topnya dan meremas lembut buah dada-nya yang masih terbungkus bra. Dia terengah jadinya, rupanya tindakanku sudah menaikkan suhu nafsunya.

Bibirku mulai meneruskan jelajahannya, sambil melepaskan tank topnya, lehernya kukecup, kujilat kadang kugigit lembut. sambil terus meremas-remas buah dada-nya. Kemudian tanganku menjalar ke punggungnya dan kulepas kaitan bra nya sehingga buah dada-nya bebas dari penutup. Bibirku terus menelusur di permukaan kulitnya.

Mulai dari puting kirinya kusentuh dengan lidah dan kuhisap. Terus pindah ke puting kanan. Dan tanganku satunya mulai turun dan memainkan pusernya, dia makin terengah, rupanya nafsunya makin berkobar karena elusan tanganku. Kemudian tanganku turun lagi dan menjamah selangkangannya.


Master Agen Tembak Ikan - Lama hal itu kulakukan sampai akhirnya kubuka restleting celananya dan kutarik celananya ke bawah, Tinggalah CD mininya yang tipis yang memperlihatkan jembutnya yang lebat, saking lebatnya jembutnya muncul di kiri kanan dan dibagian atas dari cd mini itu. Jembutnya lebih terlihat jelas karena CD-nya sudah basah karena cairan Vagina-nya yang sudah banjir.

Kubelai celah Vagina-nya dengan perlahan. Sesekali kusentuh clitoris-nya, ketika kuelus pahanya otomatis mengangkang sehingga aku bisa mengakses daerah Vagina-nya dengan leluasa. Tubuhnya terasa bergetar, kemudian CD-nya yang sudah basah itu kulepaskan. Dia mengangkat pantatnya agar aku bisa melepas pembungkus tubuhnya yang terakhir.

Jariku mulai sengaja memainkan clitoris-nya. Kemudian masuk ke Vagina-nya. Aku terus bergantian menjilati puting kiri dan kanan dan sesekali kuhisap, dan terus jilatanku menjalar ke perutnya, akhirnya sampailah ke Vagina-nya. Kali ini kucium bulu kewanitaan-nya yang lebat dan kubuka bibir kewanitaan-nya dengan dua jari.

Kadang bibir kewanitaan-nya kuhisap, kadang clitoris-nya, namun yang membuat dia tak tahan adalah saat lidahku masuk di antara kedua bibir kewanitaan-nya sambil menghisap itilnya. Hanya dalam beberapa menit dia benar-benar tak tahan. Dan dia mengejang dan dengan sekuatnya dia berteriak sambil mengangkat pantatnya.

Sehingga pada saat itu clitoris-nya merapat dengan mulutku. Dia meremas-remas rambutku, rupanya dia merasakan nikmatnya nyampe, hanya dengan bibir dan lidahku. Aku terus mencumbu Vagina-nya, hingga nafsunya bangkit kembali dengan cepat,

“ Om, Erlin buruan masukin Kejantanannya, aku udah pingin nih !!!, ” pinta-nya sambil membuka pahanya lebih lebar.

Aku pun bangkit, mengangkat badannya yang sudah lemas dan kubawa ke kamar. Di kamar, dia kubaringkan di tempat tidur ukuran besar dan aku mulai membuka bajuku, kemudian celanaku. Dia nampak terkejut melihat Kejantanan-ku yang besar dan panjang nongol dari bagian atas CD-ku. Kemudian aku juga melepas CD-ku. Sementara itu dia terbaring menunggu. Kejantanan-ku yang besar dan panjang dan sudah maksimal ngacengnya, tegak hampir menempel ke perut. Dan saat aku pelan-pelan menindihnya, dia membuka pahanya makin lebar dan memejamkan matanya. Aku mulai mendekapnya sambil terus mencium bibirnya, kurasakan Kejantanan-ku mulai menyentuh bibir kewanitaan-nya.

Dengan perlahan aku menggesek-gesekan Kejantanan-ku pada memek Erlin, lalu dengan perlahan aku membenamkan Kejantanan big sizeku, mili demi mili. Erlin pada saat itu terlihat mendesah tertahan dia merasakan nikmat yang luar biasa dari tusukan Kejantanan-ku. Secara konstan aku mencoba membenamkan Kejantanan-ku.

Dengan usahaku pada akhirnya Kejantanan-kupun tertelan oleh juga Vagina Erlin, maka saat itu secara refleks Erlin-pun merapatkan pahanya. Tak lupa aku juga menciumi bibir dan lehernya sembari tanganku meremas-remas buah dada Erlin. Kejantanan besarku mulai kugenjotkan dengan konstan. Aku melihat Erlin nafasnya memburu, dan terengah-engah.

Nampaknya Erlin telah merasakan kenikmatan yang luar biasa akibat tusukan kejantanan-ku. Melihat hal itu maka aku semakin liar melumat bibirnya, menjilat leher dan remasanku pada buah Erlin semakin liar. Tubuh Erlin mengejang, dan tangan Erlin mencengkeram kuat-kuat sofa. Saat itu kurasakan vagina Erlin kurasakan berdenyut-denyut dan menjepit kejantananku,

“ Ahhhhhhhhhh…. Om, Erlin keluar om… Ssssss.. Ahhhhh…, ” ucapnya diiringi desahannya.

Ternyata Erlin baru beberapa menit aku genjot sudah mencapai orgasme-nya. Setelah menikmati sisa-sisa orgasme, tubuh Erlin terlihat lemas. Dari awal tadi Erli sudah mendapatkan Orgasmenya 2 kali dalam waktu yang dekat. Melihat Hal itu Akupun membelai rambutku yang basah keringat. Dia membuka matanya, aku tersenyum dan menciumnya lembut sekali, tak henti-hentinya buah dada-nya kuremas-remas pelan.

Tiba-tiba, dengan serangan cepat bibirnya kulumat dengan kuat dan diteruskan ke leher serta buah dada-nya kuremas-remas lebih kuat. Nafsunya naik lagi dengan cepat, saat kembali aku memainkan Kejantanan-ku semakin cepat. Uhh, sekali lagi dia nyampe, yang hanya selang beberapa menit, dan kembali dia berteriak lebih keras lagi.

Aku terus memainkan Kejantanan-ku dan kali ini aku ikut menggelepar, wajahku menengadah. Satu tanganku mencengkram lengannya dan satunya menekan buah dada-nya. Dia makin meronta-ronta tak karuan. Puncak kenikmatan diikuti ngecretnya spermaku dengan kuat di dalam Vagina-nya, menyembur berulang kali.

Terasa banyak sekali peju kental dan hangat menyembur dan memenuhi Vagina-nya, peju yang keluar seolah menyembur seperti air yang memancar kuat. Setelah selesai, aku memiringkan tubuhku sambil tetap meremas lembut buah dada-nya sambil mencium wajahnya,

“Lin, kamu luar biasa, memek kamu sempit dan nikmat sekali” pujiku sambil membelai buah dada-nya.

“ Om juga hebat. Bisa membuat Erlin nyampe beberapa kali, dan baru kali ini Erlin bisa nyampe dan merasakan Kejantanan raksasa. Hihi… ”

“ Oo gitu ya Lin, jadi kamu suka dengan Kejantanan-ku?” godaku sambil membelai belai wajahnya.

“ Ya om, Kejantanan om nikmat, besar, panjang dan keras banget, ” jawabnya.

Aku tidak langsung mencabut Kejantanan-ku, tapi mengajak mengobrol sembari Kejantanan-ku makin mengecil. Dan tak henti-hentinya aku menciumi nya, membelai rambutnya dan buah dada-nya. Peju yang bercampur dengan cairan Vagina-nya mengalir keluar. Setelah cukup mengobrol dan saling membelai.

Dengan perlahan Kejantanan-ku yang telah menghantarkan dia ke awang-awang itu kucabut sambil kucium lembut sekali. Tak lama kemudian tertidurlah dia dalam pelukanku. Dia tidur nyenyak sekali. Ketika dia terbangun, dah sekitar tengah malam. Kubelai rambutnya, kurang lebih setengah jam kami berbaring berdampingan.

Lalu aku mengajaknya mandi karena badan kami basah dan lengket karena keringat abis bertempur tadi. Kubimbing dia ke kamar mandi, saat berjalan masih ada sisa peju yang mengalir di pahanya, mungkin saking banyaknya aku ngecret didalam Vagina-nya. Dalam bathtub yang berisi air hangat, dia duduk di atas pahaku.

Aku mengusap-usap punggungnya. Aku memeluknya sangat erat hingga dadaku menekan buah dada-nya. Sesekali aku menggeliatkan badanku sehingga putingnya bergesekan dengan dadaku yang dipenuhi busa sabun. Putingnya mulai mengeras. Pangkal pahanya yang terendam air hangat sesekali terkena Kejantanan-ku, hal itu menyebabkan nafsuku mulai berkobar kembali.

Dia kutarik sehingga menempel lebih erat ke tubuhku. Aku menyabuni punggungnya. Sambil mengusap-usapkan busa sabun, tanganku terus menyusur hingga tenggelam ke dalam air. Aku mengusap-usap pantatnya dan kuremas. Kejantanan-ku pun mulai tegang ketika menyentuh Vagina-nya. Terasa bibir luar Vagina-nya bergesekan dengan Kejantanan-ku.

Dengan usapan lembut, tanganku terus menyusuri pantatnya. Aku mengusap beberapa kali hingga ujung jariku menyentuh lipatan daging antara lubang pantat dan Vagina-nya,

“ Om nakal Ihhh… ” desahnya sambil menggeliat mengangkat pinggulnya.

Dia menggeliatkan pinggulnya. Aku mengecup lehernya berulang kali sambil menyentuh bagian bawah bibir kewanitaan-nya. Tak lama kemudian, aku semakin jauh menyusur hingga akhirnya lipatan bibir luar Vagina-nya kuusap-usap. Aku berulang kali mengecup lehernya. Sesekali kujilat, sesekali menggigit dengan gemas,

“ Uhhhhhh… Sssshhh… Aghhhhh… ” desahnya berulang kali.

Lalu dia bangkit dari pangkuanku, namun ketika dia berdiri, kedua lututnya goyah. Dengan cepat aku pun bangkit berdiri dan segera membalikkan tubuhnya. Aku tak ingin dia terjatuh. Aku menyangga punggungnya dengan dadaku. Lalu kuusapkan kembali cairan sabun ke perutnya. Keatas, meremas dengan lembut buah dada-nya dan putingnya plintir-plintir dengan dengan jariku.

Puting kiri dan kanan kuremas bersamaan. Lalu aku mengusap semakin ke atas dan berhenti di lehernya,

“ Om, lama amat ngelumurin sabunnya, ” katanya sambil menggeliatkan pinggulnya.


Judi Online Indonesia - Kejantanan-ku semakin keras dan besar, makin dalam terselip dipantatnya. Dia meremas bijiku dengan gemas. Aku menggerakkan telapak kananku ke arah pangkal pahanya. Sesaat aku mengusap usap jembut lebatnya, lalu mengusap Vagina-nya berulang kali. Jari tengahku terselip di antara kedua bibir luar Vagina-nya. Aku mengusap berulang kali. Clitoris-nya pun menjadi sasaran usapanku,

“ Uhhhhhh… !” desahnya ketika merasakan Kejantanan-ku makin kuat menekan pantatnya.

Dia jongkok merendam Vagina-nya ke dalam air. Dibersihkannya celah diantara bibir kewanitaan-nya dengan mengusapkan 2 jarinya. Ketika dia menengadah Kejantanan-ku telah berada persis didepannya. Kejantanan-ku telah ngaceng berat,

“ om, kuat banget sih om, baru aja ngecret di memek Erlin sekarang sudah ngaceng lagi, ” katanya sambil meremas Kejantanan-ku, lalu diarahkan ke mulutnya.

Dikecupnya ujung kepala Kejantanan-ku. Tubuhku bergetar menahan nikmat ketika dia menjilati kepala Kejantanan-ku. Aku meraih bahunya karena tak sanggup lagi menahan napsu. Setelah berdiri, kaki kirinya kuangkat dan kuletakkan di pinggir bath tub. Dia kubuat menungging sambil memegang dinding di depannya dan aku menyelipkan kepala Kejantanan-ku ke celah di antara bibir kewanitaan-nya,

“ Ahhhhh… Uhhhhhh… ,!” desahnya.

Aku menarik Kejantanan-ku perlahan-lahan, kemudian mendorongnya kembali perlahan-lahan pula. Bibir luar Vagina-nya ikut terdorong bersama Kejantanan-ku. Perlahan-lahan kutarik kembali Kejantanan-ku, aku bertanya,

“ Enak Lin ?, ” tanyaku.

“ Enaak banget om, ”jawabnya.

Aku mengenjotkan Kejantanan-ku dengan cepat sambil meremas bongkah pantat nya dan juga buah dada-nya,

“ Ouhhhhhhhh… Sssshhh… ” desahnya ketika Kejantanan-ku kembali menghunjam Vagina-nya.

Dia terpaksa berjinjit karena merasa Kejantanan-ku seolah membelah Vagina-nya karena besarnya. Terasa Vagina-nya sesek kemasukan Kejantanan-ku yang besar dan panjang itu. Kupegang pinggulnya dengan erat dan Kejantanan kukeluar masukkan dengan cepat dan keras. Terdengar ‘cepak-cepak’ setiap kali pangkal pahaku berbenturan dengan pantatnya,

“ Uhhhhhh… om… Erlin nyampe, ” ucapnya.

Dia lemas ketika nyampe lagi untuk kesekian kalinya. Aku juga tidak dapat menahan spermaku lebih lama lagi. “ Uhhhhhh… Lin, ” kataku sambil menghunjamkan Kejantanan-ku sedalam-dalamnya.

“ Om… Sssshhh… Ouhhhh… ” katanya karena berulangkali merasa tembakan spermaku diVagina-nya.

“ Uhhhhhh… Lin, enaknya, ” bisikku ditelinganya.

“ Ouhhh… Om, Sssshhh… Ahhhhhhh… Nikmat sekali ya ML sama Om, ” jawabnya.

Aku masih mencengkram pantatnya sementara Kejantanan-ku masih nancep diVagina-nya. Beberapa saat kami diam di tempat dengan Kejantanan-ku yang masih menancap di Vagina-nya. Kemudian aku membimbingnya ke shower, menyalakan air hangat dan kami berpelukan mesra dibawah kucuran air hangat.

Setelah selesai aku keluar duluan, sedang dia masih menikmati shower. Selesai mandi, dengan rambut yang masih basah dan masih bertelanjang bulat, dia keluar dari kamar mandi. Aku sudah mengambilkan soft drink dingin dari lemari es. Ditenggaknya sekali abis,

“ Haus ya Lin, laper lagi gak?”

“ Mangnya ada makanan om ?,”

“ Ada Pizza tapi sisa. Gak apa kan, ”

“ Gak apa om, gak basi kan, ”

“ Ya enggaklah say, aku angetin dulu di micro wave ya, masih banyak kok, cukuplah buat kamu. aku mah gak laper, aus iya, ” aku menyiapkan Pizzanya.

Dia duduk di meja dekat sofa. Dia kupersilakan minum dan makan sambil mengobrol, diiringi lagu lembut. Setelah makan, aku memintanya duduk di pangkuanku. Dia menurut saja. Sambil mengobrol, dia kumanja dengan belaianku. Akhirnya setelah selesai makan, kuraih dagunya, dan kucium bibirnya dengan hangatnya, dia mengimbangi ciumanku.

Dan selanjutnya aku mulai meremas-remas lembut buah dada-nya, kemudian menelusuri antara dada dan pahanya. Dia sadar bahwa sesuatu yang didudukinya terasa mulai agak mengeras. Ohh, dia langsung bangkit. Dia bersimpuh di depanku dan ternyata Kejantanan-ku sudah mulai ngaceng, walau masih belum begitu mengeras.

Kepala Kejantanan-ku sudah mulai sedikit mencuat keluar dari kulupnya lalu diraihnya, dibelai dan kulupnya ditutupkan lagi. Dia suka melihatnya dan sebelum penuh tegangnya langsung dikulumnya Kejantanan-ku. Dia memainkan kulup batang yang tebal dengan lidahnya. Ditariknya kulup ke ujung, membuat kepala Kejantanan-ku tertutup kulupnya dan segera dikulum.

Mulailah dimainkannya kulupku dengan lidahnya, dan diselipkannya lidahnya ke dalam kulupku sambil lidahnya berputar masuk di antara kulup dan kepala Kejantanan-ku. Enak rasanya. Tapi hanya bisa sesaat, sebab dengan cepatnya Kejantanan-ku makin membengkak dan aku mulai menggeliat dan berdesis menahan kenikmatan permainan lidahnya dan membuat mulutnya semakin penuh,

“ Om, hebat ya sudah ngaceng lagi, kita lanjut yuk om, ” katanya, yang juga sudah terangsang.

Aku makin tak tahan menerima rangsangan lidahnya. Maka dia kutarik ke tempat tidur. Kakinya kubuka sambil tersenyum dan aku langsung menelungkup di antara pahanya,

“ Aku suka melihat memek kamu Lin, ” ujarku sambil membelai jembutnya yang lebat.

“ Suka kenapa Om ? ”

“ Sebab jembutmu lebat dan cewek yang jembutnya lebat nafsunya besar, kalau disetubuhi jadi binal seperti kamu, juga tebal bibirnya, ” ucapku.

Aku terus membelai jembut dan bibir kewanitaan-nya. Kadang-kadang kucubit pelan, kutarik-tarik seperti mainan. Bibir kewanitaan-nya kubuka, dia makin terangsang dan makin banyak keluar cairan dari Vagina-nya. Aku terus memainkan Vagina-nya seolah tak puas-puas, kadang kadang kusentuh sedikit clitoris-nya.

Pinggulnya mulai menggeliat, kemudian diangkatnya pinggulnya, langsung kusambut dengan bibirku. Aku hisap liang senggama-nya yang sudah penuh cairan. Lidahku ikut menari kesana kemari menjelajah seluruh lekuk Vagina-nya, dan saat kuhisapnya clitoris-nya dengan ujung lidah, dia berteriak,

“ Ohhhh.. Sssssshh… Ayo dong om, Erlin pingin disetubuhi lagi ” ucapnya sambil menarik bantal.

Kemudian aku langsung menempatkan tubuhku makin ke atas dan mengarahkan Kejantanan gedeku ke arah Vagina-nya. Kupegang Kejantanan-ku dan kuselipkan di antara bibir kewanitaan-nya. Pegangan kulepas saat kepala Kejantanan-ku mulai menyelinap di antara bibir kewanitaan-nya dan menyelusup ke liang senggama-nya.Pelan-pelan kutekan dan kucium bibirnya lembut.

Dia merapatkan pahanya supaya Kejantanan-ku tidak terlalu masuk ke dalam. Aku langsung menjepit kedua pahanya hingga terasa sekali Kejantanan-ku menekan dinding Vagina-nya. Kejantanan-ku semakin masuk. Belum semuanya masuk, kutarik kembali seolah akan dicabut hingga tak sadar pinggulnya naik mencegah agar tidak lepas.

Beberapa kali kulakukan sampai akhirnya dia berteriak-teriak sendiri. Setelah puas menggodanya, dengan hentakan agak keras, kupercepat gerakan memainkan Kejantanan-ku. dengan hentakan keras Kejantanan kugoyang goyangkan, sambil meremas buah dada-nya, kuciumi lehernya. Akhirnya dia mengelepar-gelepar, dan sampailah dia kepuncak.

Dia berteriak, dan aku menyerangnya terus dengan dahsyatnya, sehingga tak habis-habisnya dia melewati puncak kenikmatan. Lama sekali. Dia memohon, tak kuat menerima rangsangan lagi, benar benar terkuras tenaganya dengan orgasme berkepanjangan. Akhirnya aku pelan-pelan mengakhiri serangan dahsyatku.

Dia terkulai lemas sekali, keringatnya bercucuran. Tubuhnya kutindih serta lehernya kembali kucumbu. Kupeluk tubuhnya dan kembali kuremas buah dada-nya. Pelan-pelan Kejantanan mulai kuenjotkan. Aku terus menelusuri permukaan tubuhnya. Dadaku merangsang buah dada-nya setiap kali bergeseran mengenai putingnya.

Lalu Kejantanan kupompakan dengan sepenuh perasaan, lembut sekali, bibirku menjelajah leher dan bibirnya. Lama kelamaan tubuhnya yang semula lemas, mulai terbakar lagi. Dia berusaha menggeliat, tapi tubuhnya kupeluk cukup kuat, tangannya mulai menggapai apa saja yang bisa didapat. Aku makin meningkatkan cumbuanku dan memompakan Kejantanan-ku makin cepat.

Gesekan di dinding Vagina-nya makin terasa. Dan kenikmatan makin memuncak. Leherku kugigit agak kuat dan kumasukkan seluruh batang Kejantanan-ku serta kugoyang-goyang untuk meningkatkan rangsangan di clitoris-nya. Maka jebol lah bendungannya, dia mencapai puncak kembali. Kembali dia berteriak sekuatnya menikmati ledakan orgasme yang lebih kuat.

Saat itu dia meronta-ronta, sampai-sampai dia menggigit pundaku. Sesaat aku menurunkan gerakanku, tapi saat itu kubalik tubuhnya hingga dia yang di atas. Dia terkulai di atas tubuhku. Dengan sisa tenaganya dia mengeluarkan Kejantanan-ku dari Vagina-nya. Diraihnya Kejantanan-ku. Tanpa pikir panjang, Kejantanan yang masih berlumuran lendir kawinnya sendiri dikulumnya.

Pinggulnya kuraih hingga dia telungkup di atasku dengan posisi terbalik. Kembali Vagina-nya yang berlumuran cairan jadi mainanku, dia makin bersemangat mengulum dan menghisap sebagian Kejantanan-ku. Kupeluk pinggulnya hingga sekali lagi dia orgasme. Kuhisap clitoris-nya sambil ujung lidahku menari cepat sekali.

Tubuhnya mengejang dan menjepit kepalaku dengan kedua pahanya dan dirapatkannya pinggulnya agar bibir kewanitaan-nya merapat ke bibirku. Dia tidak bisa berteriak tapi karena mulutnya penuh, dan tanpa sadar dia menggigit agak kuat Kejantanan-ku dan dicengkeramnya dengan kuat saat dia masih menikmati orgasme,

“ Lin, aku mau keluar nih, aku keluarin di dalam memek kamu ya, ” kataku sambil menelentangkan dia.

“ Iya om, Oouhhh…, ” jawabnya.

Lalu Elin-pun aku tunggangi dan dengan satu hentakan keras, Kejantanan-ku yang besar sudah kembali menyesaki Vagina-nya. Aku langsung memain Kejantanan-ku keluar masuk dengan cepat dan keras. Dalam beberapa enjotan saja tubuhkupun mengejang. Pantatnya dihentakkannya ke atas dengan kuat sehingga Kejantanan-ku nancap semuanya ke dalam Vagina-nya dan akhirnya,

“ Crottt… Crottt… Crottt…, ”

Akhirnya Spermaku muncrat dalam beberapa kali semburan kuat. Aku menelungkup diatasnya sambil memeluknya erat-erat dan berkata,

“Lin, nikmat sekali ML sama kamu, memek kamu kuat sekali cengkeramannya, ” bisikku.

“ Ya om, Erlin juga nikmat sekali, tentu saja jepitan memek Erlin terasa kuat karena Kejantanan om kan gede banget, Rasanya sesak deh memek Erlin kalau om neken Kejantanan om masuk semua. Kalau ada kesempatan, Erlin Mau Ml lagi sama Om, ” jawabnya.

“ Ok deh dengan senang hati Om juga mau ML sama Erlin lagi, ” balasku.

Setelah itu aku-pun mencium bibirnya dengan mesra, karena kami terasa lelah kami-pun tertidur pulas dengan posisi telanjang bulat dan rasa puas yang luar biasa. TamaT.

Demikian cerita sex ini, selalu ikuti cerita-cerita sex yang lainya ya guest, tentunya bakal makin seru, makin Hot dan yang pasti bikin kamu horny guest.